Panda-Bima, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB) diagendakan melaksanakan kunjungan kerja Badan-badan pada tanggal 12 s.d. 15 Nopember 2024.
Salah satunya adalah Badan Anggaran (Banggar). Agendanya adalah mengunjungi mitra kerjanya yang berada di Kota Bima dan Kabupaten Bima.
Di Kabupaten Bima, Banggar mengunjungi Unit Pelaksana Teknis Badan – Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPTB – UPPD) Panda, Kabupaten Bima, pada Rabu (13/11).
Anggota Banggar, Abdul Rauf dan Harwoto beserta Raihan Anwar, diterima dan disambut baik oleh Pimpinan UPTB UPPD Panda bersama jajarannya, di Ruang Pimpinan.
Kepala UPTB UPTD atau biasa disebut kantor Samsat, Noris Satria Putra, memaparkan rencana kerja sekaligus realisasi kerja yang tercapai dari Januari sampai pekan ke-2 Bulan Nopember. “Dengan motto pantang pulang sebelum target tercapai, Bappenda NTB akan beri hadiah terbaik buat ulang tahun NTB!” ucap Norris bersemangat!
Menanggapi hal tersebut, Abdul Rauf, menganggap Samsat Panda berkinerja sangat baik. Didukung juga dengan data realisasi yang telah memenuhi target tahunan, walaupun masih menyisakan dua bulan kalender kerja.
Beliau berpesan agar terus berupaya meningkatkan prestasi dan kinerja yang baik, dengan trobosan-trobosan yang lebih efektif lagi.
“Kita semua berharap dengan pendekatan kebijakan yang humanis, Samsat Panda bisa meningkatkan potensi pajak kita terutama di PKB (Pajak Kendaraan Bermotor)” pesan Putra Bima yang telah 2 periode menjabat menjadi Anggota Dewan Provinsi ini.
Selain di Samsat Panda, Anggota Banggar juga Kunjungan Kerja ke Bank NTB Syariah Cabang Kota Bima.
Kepala Cabang Bank NTB Syariah Kota Bima, Rukmini didampingi Wakilnya Taufik Amry menerima Anggota Banggar di ruang kerjanya (14/11), juga menjelaskan rencana kinerja dan capaian-capaiannya sampai Oktober 2024.
Dalam paparannya, Rukmini sangat optimis target bisa tercapai sebelum tutup buku tahun 2024.
Namun, Anggota Banggar, baik Abdul Rauf maupun Harwoto, sepakat bahwa kualitas pelayanan dasar terutama dalam melayani pembukaan rekening UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dan sejenisnya harus lebih efisien lagi, karena menurut Rauf, banyak warga Kota Bima yang mengeluhkan proses pelayanan yang membutuhkan waktu sampai berhari-hari bahkan ada yang melebihi dua pekan.
“Kami ingin Pelayanan kepada pelaku UMKM ditingkatkan lagi, mereka ini ujung tombak perekonomian daerah. Jangan sampai hal-hal yang tidak prinsip menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan terbaik” himbau Abdul Rauf dan disanggupi oleh Rukmini dan Taufik Amry.
Ketiga Anggota Banggar juga mengingatkan bahwa Bank NTB adalah mitra kerja Badan Anggaran DPRD NTB dalam membangun NTB. “Konsolidasi kami dengan Bank NTB sangat diperlukan dalam ikhtiar kita membangun NTB, dan Bank NTB kami harapkan menjadi salah satu variabel penting untuk mendukungnya” tutu Rauf. (MOS)








