Pidato terpanjang TGB “sepanjang sejarah”

Mataram – Gelaran Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB yang dipimpin oleh Ketua DPRD Hj. Baiq Isvie Rupaeda April ini mencatatkan “sejarah baru”. Menurut pengakuan Gubernur NTB yang akrab disapa TGB – menyatakan bahwa hari ini (23 April), dirinya menyampaikan pidato tertulis terpanjang sejarah rapat paripurna DPRD Provinsi NTB. Pidato tertulis setebal 26 halaman ini dibacakan sempurna dengan seksama sebagai rangkaian acara dari Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2017 dan LKPJ Kepala Daerah Akhir Masa Jabatan Tahun 2013-2018.

Salah satu capaian NTB yang disampaikan TGB pada awal pidatonya bahwa NTB sebagai “Top Mover” dalam Peningkatan Pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara Nasional. Dalam penjelasannya, Ulama Kharismatik ini memaparkan angka-angka terkait peningkatan komponen-komponen penunjang IPM yang seluruhnya meningkat. Komponen tersebut adalah Angka Harapan Hidup (65,55 Tahun), Pengeluaran Perkapita per tahun (9,877 juta rupiah), Rata-rata Lama Sekolah (6,90 Tahun) dan Harapan Lama Sekolah (13,46 Tahun). Faktor-faktor inilah yang membuat IPM NTB menjadi peringkat pertama tercepat tumbuh rata-rata sebesar 1, 22% per tahun, sehingga Provinsi kebanggaan kita-NTB, meloncat tinggi dari urutan 33 menjadi urutan 29 melampaui Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Provinsi Kalimantan Barat.

Capaian NTB-dibawah pemerintahan TGB-lainnya yaitu tiga tahun berturut-turut sebagai provinsi terbaik dalam pencapaian Millenium Development Goals (MDG’s)-periode 2011-2015, jug dalam Pengelolaan Keuangan Daerah, NTB Enam Tahun berturut-turut mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dan masih banyak lagi prestasi terukir NTB dibawah kepemimpinannya.

Agenda Rapat Paripurna DPRD NTB dilanjutkan dengan pembentukan dua Panitia Khusus (pansus) yaitu Pansus LKPJ Gubernur NTB T.A. 2017 dan Pansus LKPJ Gubernur NTB Akhir Masa Jabatan 2013-2018. Selanjutnya diagendakan jadwal rapat paripurna berikutnya pada Senin mendatang (30 April) dalam rangka Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Tahun Anggaran 2017 dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Akhir Masa Jabatan Tahun 2013-2018.(ms)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

Boss TimeContent ID