Beranda 2026 Hadiri Halal Bihalal PWI, Ketua Bapemperda Tekankan Sinergi Pers dalam Mengawal Produk...

Hadiri Halal Bihalal PWI, Ketua Bapemperda Tekankan Sinergi Pers dalam Mengawal Produk Hukum Daerah

246

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi NTB, Ali Usman Ahim, hadir sebagai narasumber dalam acara Halal Bihalal dan Talkshow yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PWI NTB ini dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Abul Chair, AK, serta Sekretaris DPRD Provinsi NTB, Hendra Saputra, SSTP., MH. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut mempertegas komitmen sinergi antara eksekutif dan legislatif bersama insan pers dalam membangun daerah.

Dalam sesi talkshow bertajuk “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat Menuju NTB Makmur Mendunia”, Ali Usman Ahim memaparkan peran strategis pers sebagai mitra kritis legislatif. Ia menekankan bahwa pengawalan media sangat dibutuhkan agar produk hukum yang dihasilkan DPRD memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi antara Bapemperda dengan insan pers sangat krusial. Kami di legislatif membutuhkan masukan dan fungsi kontrol dari media untuk memastikan bahwa setiap Peraturan Daerah (Perda) yang kita susun benar-benar relevan dengan kebutuhan rakyat,” ujar Ali Usman Ahim.

Lebih lanjut, Ali Usman juga mengajak media untuk lebih aktif dalam menyosialisasikan draf peraturan daerah agar masyarakat dapat memberikan masukan sebelum sebuah kebijakan disahkan. Hal ini dinilai penting demi terciptanya transparansi dan akuntabilitas dalam proses legislasi di Nusa Tenggara Barat.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal (tengah), bersama Ketua Bapemperda DPRD NTB, Ali Usman Ahim (kanan), Sekda NTB, Abul Chair, AK (depan kiri), dan Sekretaris DPRD NTB, Hendra Saputra, SSTP., MH. (belakang), saat menghadiri rangkaian acara Halal Bihalal dan Talkshow PWI NTB di Mataram

Acara ini ditutup dengan sesi ramah tamah sebagai momentum mempererat silaturahmi antara jajaran eksekutif, legislatif, dan komunitas jurnalis di Nusa Tenggara Barat.